Jumat, 05 Oktober 2012

Hitung-hitungan Ibu dan Anak


Seorang anak menghampiri ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia mengulurkan sekeping kertas yang bertuliskan sesuatu. Si Ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang diulurkan oleh si anak dan membacanya.
Ongkos upah membantu ibu :
1) Membantu pergi Ke warung Rp 20.000
2) Menjaga adik Rp 20.000
3) Membuang sampah Rp 5.000
4) Membereskan tempat tidur Rp 10.000
5) menyiram bunga Rp 15.000
6) Menyapu halaman Rp 15.000
Jumlah : Rp 85.000
Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak yang raut mukanya berbinar-binar. Si Ibu mengambil pena dan menulis sesuatu dibelakang kertas yang sama.
1) Ongkos mengandungmu selama 9 bulan – GRATIS
2) Ongkos berjaga malam karena menjagamu – GRATIS
3) Ongkos air mata yang menetes karenamu – GRATIS
4) Ongkos Khawatir karena selalu memikirkan keadaanmu – GRATIS
5) Ongkos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu – GRATIS
Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku – GRATIS
Air mata si anak berlinang setelah membaca. Si anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, “Aku Sayang Ibu”. Kemudian si anak mengambil pena dan menulis sesuatu di depan surat yang ditulisnya : “TELAH DIBAYAR LUNAS”.
Hidup ini indah, mengertilah..

Perjuangan Seorang Ibu


Ada seorang ibu di RSU dalam proses menunggu persalinan.Dokternya memanggil suami si ibu hamil dan diberitahu bahwa istrinya dalam situasi bagai buah simalakama, istrinya selamat tapi bayi mati atau sebaliknya.Mana yang akan dipilih?
Sang suami ambil keputusan setelah menimbang ini-itu bahwa istrinya sangat dibutuhkan untuk mengasuh kakak2 si bayi yang masih kecil-kecil:"Dokter,kalau bisa tolong selamatkan ibunya....."

Kemudian Dokter langsung minta pendapat kepadd si ibu hamil pertanyaan yang sama, Ibu akan seketika dan penuh ketulusan memutuskan: "Dok, tolong jangan ragu2, selamatkan anak saya, biar ia hidup dan menjadi harapan kami di kemudian hari.."

Dokter bergmam:"Tapi..kalau bayi Ibu yang kami selamatkan,Ibu...."

Dengan tandas si ibu menukas:"Biar saya jadi tumbal untuk nyawa anak saya yang mudah2an menjadi anak yang bermanfaat dalam hidup dan matinya untuk agama dan bangsa.."

Setiap anak yang lahir dari rahim ibu merupakan perjuangan hidup mati seorang Ibu untuk melahirkannya.. sangat kejam dan berdosa kalau kita menyia-nyiakan harapannya...